https://poso.times.co.id/
Berita

Jemput Bola Galakkan Literasi, Armada Pustaka Keliling Sapa Warga Ponorogo

Rabu, 07 Januari 2026 - 08:27
Jemput Bola Galakkan Literasi, Armada Pustaka Keliling Sapa Warga Ponorogo Membawa misi edukasi membaca bisa dimana saja dan kapan saja Disperpusip Ponorogo mengintensifkan armada pustaka keliling. (Foto: Disperpusip Ponorogo)

TIMES POSO, PONOROGO – Di sela keriuhan aktivitas ekonomi dan kepadatan jadwal masyarakat Kabupaten Ponorogo, sebuah oase pengetahuan kini hadir lebih dekat untuk warga Bumi Reog.

Pemerintah Kabupaten Ponorogo melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) resmi mengintensifkan operasional armada pustaka keliling sebagai langkah nyata memperpendek jarak antara buku dan pembaca.

​Langkah ini diambil untuk memastikan bahwa keterbatasan waktu tidak lagi menjadi penghalang bagi masyarakat untuk mengakses informasi.

Dengan menyasar titik-titik keramaian seperti ruang publik, sekolah, hingga area pemukiman, armada ini bertransformasi menjadi perpustakaan berjalan yang dinamis.

​Budaya literasi seringkali terbentur oleh aksesibilitas. Menyadari hal tersebut, Pemkab Ponorogo memilih strategi 'jemput bola'.

Alih-alih menunggu pengunjung datang ke gedung perpustakaan daerah, armada pustaka keliling justru bergerak menyisir simpul-simpul kesibukan warga.

​Kehadiran armada ini tidak hanya membawa koleksi buku fisik yang beragam —mulai dari literatur anak hingga panduan praktis— tetapi juga membawa misi edukasi bahwa membaca bisa dilakukan di mana saja dan kapan saja.

​Kepala Bidang Layanan dan Kearsipan Disperpusip Ponorogo, Sari Windrawati, menegaskan bahwa inisiatif ini merupakan komitmen berkelanjutan pemerintah dalam mencerdaskan kehidupan bangsa di tingkat lokal.

​"Kami ingin literasi menjadi bagian dari gaya hidup masyarakat Ponorogo. Melalui armada pustaka keliling ini, kami berupaya hadir langsung di tengah-tengah kesibukan warga. Tidak ada lagi alasan sulit menjangkau buku, karena kami yang datang mendekat," ujar Sari Windrawati Rabu (7/1/2025). 

​Mengubah Paradigma Literasi

​Menurut Sari, tantangan terbesar saat ini bukanlah rendahnya minat baca, melainkan bagaimana menciptakan ekosistem yang mendukung akses bacaan tersebut secara konsisten.

​"Fokus kami adalah kenyamanan dan kemudahan. Dengan armada yang rutin berkeliling, kami berharap anak-anak sekolah hingga pedagang di pasar pun bisa meluangkan waktu sejenak untuk membaca. Inilah cara kami membangun pondasi masyarakat yang literat," tambahnya.

​Hadirnya layanan ini mendapat respon positif dari warga.

Banyak orang tua merasa terbantu karena anak-anak mereka kini memiliki alternatif hiburan yang edukatif di ruang publik tanpa harus menempuh perjalanan jauh ke pusat kota.

​Dengan optimalisasi armada ini, Pemkab Ponorogo berharap indeks literasi daerah terus merangkak naik, seiring dengan visi menjadikan Ponorogo sebagai kabupaten yang tidak hanya kaya akan budaya, tetapi juga unggul dalam kualitas sumber daya manusia. (*)

Pewarta : M. Marhaban
Editor : Ronny Wicaksono
Tags

Berita Terbaru

icon TIMES Poso just now

Welcome to TIMES Poso

TIMES Poso is a PWA ready Mobile UI Kit Template. Great way to start your mobile websites and pwa projects.